<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: LEMBAGA PERS MAHASISWA JURNAL KAMPUS - FE UNLAM :: &#187; kesatria senja</title>
	<atom:link href="http://www.jurnalkampus.org/author/angga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnalkampus.org</link>
	<description>Jl. Brigjend Hasan Basri Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Telp (0511) 3305116 (ext) 124</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 02:57:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>tanda orang berbakat kaya</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/tanda-orang-berbakat-kaya/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/tanda-orang-berbakat-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 02:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[1. Berpikir seperti layaknya orang kaya : Orang yang berbakat kaya selalu belajar berpikir dan bertindak layaknya orang kaya. 2. Tidak berpikir konsumtif :Orang yang berbakat kaya akan selalu berpikir tentang apa yang mereka akan lakukan dengan uang agar dapat berlipat ganda. 3. Pintar mengelola arus kas : Selalu menghitung banyak rupiah yang tersisa setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://u.kaskus.us/4/xzr8a7j2.jpg" alt="" width="300" height="300" />1. Berpikir seperti layaknya orang kaya : Orang yang berbakat kaya  selalu belajar berpikir dan bertindak layaknya orang kaya.</p>
<p>2. Tidak berpikir konsumtif :Orang yang berbakat kaya akan selalu  berpikir tentang apa yang mereka akan lakukan dengan uang agar dapat  berlipat ganda.</p>
<p>3. Pintar mengelola arus kas : Selalu menghitung banyak rupiah yang  tersisa setelah dikurangi kebutuhan hidup yamng sifatnya mendasar.</p>
<p>4. Mampu membedakan aset dan liabilitas : Mereka selalu memikirkan  apakah aset2 itu menghasilkan arus kas masuk atau justru keluar.</p>
<p>5.Selalu membangun intengible aset (aset non fisik ):yaitu selalu  menjaga hubungan dengan relasi, teman, , jaringan, kepercayaan, cara  berpikir, visi, pemikiran, keyakinan, dan otokritik.</p>
<p>6. Bekerja untuk belajar, bukan demi uang : Mereka bekerja untuk orng  lain sebenarnya untuk mempelajari sesuatu, biasanya mereka memepelajari  sistem bisnis, bagaimana aliran uang, cara membangun jaringan relasi,  dll.</p>
<p>7. Sangat percaya diri : Mereka percaya akan kemampuan yg dimilikinya  untuk mendapatkan kekayaan.</p>
<p>8. Mengenali dirinyya dengan baik : Mereka paham potensi, potensi,  kelemahan, serta karakter-karakter spesifik yang dia miliki.</p>
<p>9. Memandang uang sebagai organisme : Merka menanam uang dilahan yg  tepat, memeliharanya, membersihkan hamanya, dan disaat yang tepat  memetik hasilnya.</p>
<p>10. Tak pernah mengeluh, merasa miskin dan kekurangan</p>
<p>11. Siap mental untuk menjadi kaya<span id="more-833"></span></p>
<p>12. sangat mampu mengendalikan diri : Orang2 yang super kaya selalu  menampakan mimik yang standar, senym yang bijak,dan tampaknya, well  semuanya terkendali, walaupaun pasar pada saat itu sedang pora-poranda.  Orang kaya sangat mampu mengendalikan diri agar sikapnya tidak dapat  dibaca oelh publik.</p>
<p>13. Memahami logika ” Take n Give ” :Orang kaya sangat paham dengan  pameo ” There’s no free lunch “tak ada sesuatu yang gratis.</p>
<p>14. Berorientasi pada proses : si kaya memikirkan nilai guna yang  seperti apa untuk mendapatkan uang banyak.</p>
<p>15. Mencintai perannya : orng kaya biasanya mencintai perannya dalam  kehidupan bisnis dan sosial.</p>
<p>16. Mempercayai prinsip reltivitas uang : Orang2 kaya telah melatih  dirinya untuk tidak terkejut melihat price list atu penawaran2 apapun.  semuanya kembali pada apa yang bisa didapatkan dari pengeluaran  tersebut.</p>
<p>17. Memhami konsep : Time value of money” : nilai lebih untuk masa depan</p>
<p>18. Tak ingin bersusah payah : Jangan salah orang yang tak ingin  bersusah payah bukan berarti ia malas. Kalau dia berpikir dan terus  berpikie untuk menemukan sistem dan cara bekerja yang efektif dan  efisien untuk mendapatkan hasil yg lebih baik, maka mereka memiliki  bakat untuk menjadi kaya.</p>
<p>19. kreatif : merupakan bagian terpenting dri bakat menjadi kaya. Orang  kaya selalu kreatif dalam menemukan cara2 baru dalam berbisnis.</p>
<p>20 Menghargai gagasan yang beroroientasi pada tindakan : Orang kaya bisa  memilih ide yang menarik yg hanya sebatas ide dan yang bisa  menghasilkan uang.</p>
<p>21. Open mind : Orang2 berbaka kaya sangat yakin tak ada sesuatu yang  tak mungkin terjadi. mereka terus bermimpidi dan yakin mimpinya suatu  saat dapat terwujud.</p>
<p>22. Mampu menilai karakter orang lain : Orang2 kaya sellau memilih staf  atau karyawan yg sesuai dengan karakter dirinya.</p>
<p>23. Waspada terhadap pujian : pujian bisa membuat terlena dan lupa diri,  orang kaya lebih terbuka menerima kritik.</p>
<p>24. Terbuka menerima kritik : orang kaya telah berlatih untuk menerima  kritik stajam apapun.</p>
<p>25. Mampu memahami berbagai bntuk uang : bagi orng kaya pengertian uang  sangatlah luas</p>
<p>26. mampu menggunakan Sumber daya orng lain : orang kaya menggunakan  waktu dan tenaga orng lain bahkan uang orng lain untuk memperkaya  dirinya.</p>
<p>27. Tak pernah merasa puas : ketidak puasan bukan dilihat dari banyaknya  uang yang telah dimiliki, tetapi cara kerja dan cara 2 bisnis yg telah  di sempurnakan.</p>
<p>28. mampu mendeteksi kemana uang mengalir : mereka memahami kemana uang  mengalir</p>
<p>29. Memahami nilai guna yang tersembunyi : orang kaya memiliki sense  yang tajam terhadap berbagai macam peluang bisnis.</p>
<p>30. memikirkan hal terburuk, tetapi tidak takut karenanya : Orang kaya  salalu mendahului pemikirannya dari hal yag terburuk.</p>
<p>31. memiliki alasan kuat untuk setiap pengeluarannya</p>
<p>32. Menciptakan uang, bukan mencari uang : orang berbakat kaya selalu  berpikir saluran pipa kekayaan.</p>
<p>33. Tahu persis bagaimana uangny bekerja</p>
<p>34. Fokus dan spesifik : mereka tidak mau kehilangan fokus pada wilayah  dimana mereka memiliki kompetensi inti.</p>
<p>35. Percaya bahwa uang tiak tumbuh dipohon : mereke berpikir uang dan  kekayaan hanyalah konsekuensi dari gagasan dan tindakan anda.</p>
<p>36. Tidak percaya ” abnormal Return ” : Tidak satupun instrumen  investasi yg bebas resiko.</p>
<p>37. Mampu membedakan lemak dan memangkas otot : Mereka hanya membuak  lemaknya, yaitu sesuatu yang membuat bisnis menjadi tidak fleksibel,  terlalu birokratis dan tidak responsif terhadap perubahan.</p>
<p>38. Cerdas secara finansial dan numerik</p>
<p>39. Lebih suka berbelanja secar tunai</p>
<p>40. tidak pernah mau mengunakan kartu kredit apalagi minta kenaikan  plafon kartu kredit</p>
<p>41. Tidak bisa dirayu iklan konsumtif</p>
<p>42. Menggunakan setiap aktivitas konsumsi sebagai sarana pembelajaran</p>
<p>43. selalu berpegang pada azas uilitas dalam berkonsumsi</p>
<p>44. Mencari daya ungkit : orang2 berbakat kaya selalu mencari daya  ungkit untuk menaikan nilai aset</p>
<p>45. Peka terhadap detail : Orang2 berbakat kaya biasanya gampang  memahami gambaran umum suatu persoalan.</p>
<p>46. Menghargai waktu</p>
<p>47. Mampu menghitung “opprtunity cost ( biaya semu ) ” : muncul sebagai  konekuensii logis ketika kita mengambil suatu pilihan dan mengorbankan  pilihan lain, tetapi orang berbakat kaya mampu menghitung opprtunity  cost sehingga mereka bisa menentukan secara tepat pilihannya yg  disisuaikan dengan tujuan awal.</p>
<p>48. Berani gagal</p>
<p>49. Skeptis menghadapi smua proposal</p>
<p>50. Disiplin terhadap anggaran</p>
<p>51. Mampu membedakan Needs dan wants :</p>
<p>52. membiarkan pihak lawan menawar terlebih dahulu</p>
<p>53. Bisa melihat potensi terpendam dari segsala sesuatu</p>
<p>54. Menginvestasikan uang dan waktu secara aktif</p>
<p>55. Tak suka menabung : Orang kaya tidak menabung dengan tujuan  mengumpulkan ” sedikit2 demi sedikit lama2 menjadi bukit”. kalupun punya  tabungan, mootifnya adalah penyimpanan sajja, bukan untuk mendapatkan  hasil. Mereka pasti menanamkan uangnya kedalam instrumen2 yang bisa  memberi return secara cepat. Investasi tidak dikenai pajak, kecuali  apabila investor menginginkan profit taking. namun, bunga tabungan  selalu dipangkas pajak, tidak peduli apakah pemilik tabungan akan  memakai uangnya atau tidak.</p>
<p>56. memeliki kepekaan terhadap bunga majemuk</p>
<p>57. mampu menghitung nilai nominal dari segala sesuatu</p>
<p>58. Tidak pernah mencintai aaset secara tidak rasional : orang2 kaya  tidak pernah mencintai asetnya secara berlebihan, sehingga menggappnya  tidak bisa dinilai dengan uang.</p>
<p>59. Tidak pernah mengeluhkan modal yang kecil</p>
<p>60. Stabil secara emosional</p>
<p>61. Bisa memahami kebutuhan dan keinginan orang lain</p>
<p>62. Proporsional dalam mengambil resiko : orng kaya sellau mengukur  resiko dan keuntungan, kkarena keduanya berbanding lurus.</p>
<p>63. Punya nyali dan berani kehilangan uang</p>
<p>64. bersikap obyektif dan rasional</p>
<p>65. Memegang asas profesionalisme : Orang2 kaya tidak mencampuraduk  hubungan profesional dan pertemanan.</p>
<p>66. memiliki kemampuan kordinasi</p>
<p>67. Tidak takut utang</p>
<p>68.mampu menjadi penilai aset yang handal</p>
<p>69. memahami rir=tme dan timing :</p>
<p>70. Selalu tertarik pada cara kerja suatu alat atau sistem</p>
<p>71. menghindari bekerja dengan penghasilan tetap</p>
<p>72. menghindari utang budi</p>
<p>73. Jago menkomunikasikan gagasan bisnis</p>
<p>74. Bekerja bukan berdasarkan hasil jangka pendek</p>
<p>75. Mewaspadai kebiasaan buruk</p>
<p>76. meyukai perubahan</p>
<p>77. mempunyai sense terhadap keseimbangan uang dan barang</p>
<p>78. mampu menemukan substansi :merka selalu merujuk pada poin pentingnya  pada saat membeli sesuatu, sperti pada saan membeli bor misalnya,  mereka membeli bor berorientasi pada tujuannya yakni untuk membuat  lubang.</p>
<p>79. berpikir dari berbagai sudut pandang</p>
<p>80. respek terhadap orang2 sukses</p>
<p>81. Lihai dalam permainan ego</p>
<p>82. Berwatak simple dan praktis</p>
<p>83. menganggap krisis sebagai peluang</p>
<p>84. Mampu memahami kebutuhan orang lain merupakan salah satu kunci  sukses bisnis</p>
<p>85. Bisa berpikir seperti orng awam</p>
<p>86. mempercayai kekuatan pikiran</p>
<p>87. Memahami kegagalan dari sudut pandang lain dan merubahnya menjadi  sesuatu pembelajaran yang dpt merubah mnjadi kemajuan usahanya</p>
<p>88.. Tidak menganalkan belas kasihan</p>
<p>89. mampu menghitung cepat</p>
<p>90. Memiliki skala prioritas dalam pengeluaran</p>
<p>91. Mampu mengenali pola : selalu berusaha memahami pola yang berlaku  dan cara kerja segala sesuatu.</p>
<p>92. Peka terhadap kualitas</p>
<p>93. berorientasi pada ” value for money ” : setiap sen uang yang keluar  harus memiliki alasan yang kuat.</p>
<p>94. Mengerti kekuatan informasi</p>
<p>95. bukan persentasenya, tapi nominalnya</p>
<p>96. selalu mengikui perkembangan terbaru</p>
<p>97. mencatat segala transaksi keuangan</p>
<p>98. Mampu mengukur peluang dan probabilitas</p>
<p>99. Membiarkan setiap transaksi beridi sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/tanda-orang-berbakat-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Begadang!!</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/stop-begadang/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/stop-begadang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 17:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengetahui kondisi hati, hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.  Ternyata hasil pemeriksaan ini tidak sepenuhnya benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengetahui kondisi hati, hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.  Ternyata hasil pemeriksaan ini tidak sepenuhnya benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://i445.photobucket.com/albums/qq179/ynzz_xxx/kanker-hati.jpg" alt="" width="328" height="218" />Penyebab utama kerusakan hati adalah:</p>
<p>1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama<br />
2. Tidak buang air di pagi hari<br />
3. Pola makan yang tidak beraturan<br />
4. Tidak makan pagi<br />
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan<br />
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan<br />
7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit<br />
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan</p>
<p>Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.</p>
<p>Coba perhatikan jadwal berikut :</p>
<p><span id="more-822"></span></p>
<p>Sebab:<br />
<span style="color: red;"><span style="font-size: large;">Malam hari pk 21.00 – 23.00:</span></span></p>
<p>Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.</p>
<p><span style="font-size: large;"><span style="color: red;">Malam hari pk 23.00 &#8211; dini hari pk 01.00:</span></span></p>
<p>Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas</p>
<p><span style="color: red;"><span style="font-size: large;">Dini hari pk 01.00 – 03.00:</span></span></p>
<p>Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur</p>
<p><span style="color: red;"><span style="font-size: large;">Dini hari pk 03.00 – 05.00:</span></span></p>
<p>De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran</p>
<p><span style="color: red;"><span style="font-size: large;">Pagi pk 05.00 – 07.00:</span></span></p>
<p>De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.</p>
<p><span style="color: red;"><span style="font-size: large;">Pagi pk 07.00 – 09.00:</span></span></p>
<p>Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.</p>
<p>Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.</p>
<p>Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.</p>
<p>Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.</p>
<p>Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!</p>
<p><strong><span style="font-size: medium;">Emang bener kata Bang Haji Rhoma Irama</span></strong><br />
&#8220;Jangan begadang bila tak ada artinya&#8221; <img src='http://www.jurnalkampus.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/stop-begadang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Akreditasi Universitas se-Indonesia</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/cek-akreditasi-universitas-se-indonesia/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/cek-akreditasi-universitas-se-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 01:15:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=788</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengetahui akreditasi program studi di universitas yang ingin anda ketahui, cukup klik link resmi dari Depdiknas berikut : http://ban-pt.depdiknas.go.id/hasil-akreditasi/newest/cari-hasil-akred.php]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ban-pt.depdiknas.go.id/hasil-akreditasi/newest/cari-hasil-akred.php"><img class="aligncenter" src="http://i47.tinypic.com/23r9fl.jpg" alt="" width="448" height="425" /></a></p>
<p>Untuk mengetahui akreditasi program studi di universitas yang ingin anda ketahui, cukup klik link resmi dari Depdiknas berikut :</p>
<p><a href="http://ban-pt.depdiknas.go.id/hasil-akreditasi/newest/cari-hasil-akred.php" target="_blank">http://ban-pt.depdiknas.go.id/hasil-akreditasi/newest/cari-hasil-akred.php</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/cek-akreditasi-universitas-se-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerimaan CPNS Departemen Keuangan TA 2010</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/penerimaan-cpns-departemen-keuangan-ta-2010/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/penerimaan-cpns-departemen-keuangan-ta-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 15:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan R.I. Tahun Anggaran 2010, Kementerian Keuangan memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berijazah Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) untuk diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan ditugaskan di lingkungan Kementerian Keuangan R.I. Persyaratan Umum: 1. Warga Negara Indonesia; 2. Berusia minimal 18 tahun, per tanggal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan R.I. Tahun Anggaran 2010, Kementerian Keuangan memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang berijazah Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) untuk diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan ditugaskan di lingkungan Kementerian Keuangan R.I.</p>
<p>Persyaratan Umum:</p>
<p>1. Warga Negara Indonesia;<br />
2. Berusia minimal 18 tahun, per tanggal 10 Mei 2010;<br />
3. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;<br />
4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;<br />
5. Tidak berkedudukan sebagai PNS atau CPNS;<br />
6. Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan;<br />
7. Berkelakuan baik;<br />
8. Sehat Jasmani dan Rohani;<br />
9. Bersedia bekerja pada instansi-instansi dalam lingkungan Kementerian Keuangan, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.</p>
<p>Pendaftaran dilaksanakan secara on-line melalui Portal Kementerian Keuangan <a href="http://ppcpns.depkeu.go.id" target="_blank">http://ppcpns.depkeu.go.id</a> mulai tanggal <strong>10 Mei 2010 sampai dengan tanggal 16 Mei 2010</strong>;</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut serta formasi yang diperlukan, silahkan download pengumuman berikut ini : <a href="http://www.depkeu.go.id/ind/Data/Pengumuman/S_07052010.pdf">DOWNLOAD PENGUMUMAN</a></p>
<p><span id="more-780"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/penerimaan-cpns-departemen-keuangan-ta-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Learn Public Speaking</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/learn-public-speaking/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/learn-public-speaking/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 14:38:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[ikutilah acara Learn Public speaking di Walikota Banjarmasin. Kegiatan ini Penting untuk pengembangan kepribadian kita tentang bagaimana bisa berbicara di muka umum dan bagaimana kita bisa sukses dengan public speaking. penjualan tiket mulai besok (17 peb) di Fakultas Ekonomi UNLAM. acara tgl 13 maret 2010 dgn 2 sesi. sesi I : public speaking dalam dunia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span style="color: #000000;"><span class="UIIntentionalStory_Names"> </span><span class="UIStory_Message">ikutilah acara Learn Public speaking di Walikota Banjarmasin. Kegiatan ini Penting untuk pengembangan kepribadian kita tentang bagaimana bisa berbicara di muka umum dan bagaimana kita bisa sukses dengan public speaking. </span></span></h3>
<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span style="color: #000000;"><span class="UIStory_Message">penjualan tiket mulai besok (17 peb) di Fakultas Ekonomi UNLAM.</span></span></h3>
<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span style="color: #000000;"><span class="UIStory_Message"> acara tgl 13 maret 2010 dgn 2 sesi. </span></span></h3>
<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span style="color: #000000;"><span class="UIStory_Message">sesi I : public speaking dalam dunia kar<span class="text_exposed_show">ir (Bank Mandiri, The best Bank) . </span></span></span></h3>
<h3 class="UIIntentionalStory_Message"><span style="color: #000000;"><span class="UIStory_Message"><span class="text_exposed_show">sesi II : public speaking dalam dunia Jurnlistik(Presenter)</span></span></span></h3>
<h3><span style="color: #000000;">untuk mahsiswa atau pelajar tiket Rp.20.000,-<br />
untuk umum tiket Rp.30.000,-</span></h3>
<h3><span style="color: #000000;">Tiket sangat terbatas..<br />
</span></h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/learn-public-speaking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menu baru di jurnalkampus.org</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/menu-baru-di-jurnalkampusorg/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/menu-baru-di-jurnalkampusorg/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 06:43:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=590</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang website jurnalkampus.org memiliki fasilitas login email tanpa harus membuka cpanel terlebih dahulu. Fasilitas baru ini tentu saja memudahkan rekan-rekan yang memiliki email di jurnalkampus.org untuk login ke email sendiri. email jurnal kampus yang beralamat namakamu@jurnalkampus.org untuk sementara hanya dapat dinikmati oleh anggota jurnal kampus. Fasilitas ini menggunakan SquirrelMail Version 1.4.13 sebagai sarana login. Memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang website jurnalkampus.org memiliki fasilitas login email tanpa harus membuka cpanel terlebih dahulu. Fasilitas baru ini tentu saja memudahkan rekan-rekan yang memiliki email di jurnalkampus.org untuk login ke email sendiri.</p>
<p>email jurnal kampus yang beralamat <strong>namakamu@jurnalkampus.org</strong> untuk sementara hanya dapat dinikmati oleh anggota jurnal kampus. Fasilitas ini menggunakan SquirrelMail Version 1.4.13 sebagai sarana login.</p>
<p><a href="http://www.jurnalkampus.org/menu-baru-di-jurnalkampusorg/"><img class="alignleft" src="http://mail.jurnalkampus.org/images/sm_logo.png" alt="" width="247" height="89" /></a>Memang disadari SquirrelMail yang digunakan saat ini masih dalam tahap pengembangan. Kekurangan yang masih dirasakan adalah tidak dapatnya anggota untuk mendaftarkan sendiri email, untuk sementara pendaftaran email masih secara manual melalui cpanel yang dilakukan oleh admin jurnalkampus.org serta terkadang email yang dikirimkan melalui SquirrelMail terbaca sebagai spam dibeberapa penyedia jasa email.</p>
<p>Walau begitu terobosan ini merupakan tindak nyata jurnal kampus untuk mengembangkan website ini. Tidak menutup kemungkinan dimasa mendatang email jurnalkampus.org dapat sehebat email dari jasa-jasa email yang sudah terkemuka.<span id="more-590"></span></p>
<p>untuk login email dapat mengklik link berikut <a title="email jurnal kampus" href="http://mail.jurnalkampus.org">http://mail.jurnalkampus.org</a>. untuk pendaftaran sementara hubungi admin jurnal kampus via email di <strong>admin@jurnalkampus.org</strong> atau cukup isi comment di posting ini dengan isi sebagai berikut :</p>
<p><strong>daftar email,</strong></p>
<p>Nama :</p>
<p>NIM    :</p>
<p>User email Jurnal yang di inginkan :</p>
<p>alamat email yang sudah dimiliki     :</p>
<p>contoh :</p>
<p><strong>daftar email,</strong></p>
<p>Nama : Anggara Pratama</p>
<p>NIM    : C1C104101</p>
<p>User email Jurnal yang di inginkan : angga@jurnalkampus.org</p>
<p>alamat email yang sudah dimiliki     : haloangga@yahoo.com</p>
<p>alamat email yang sudah dimiliki diperlukan untuk mengirim password dan informasi tentang account email jurnal.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">*update info</span> : </strong>sekarang email jurnal kampus telah dilakukan penyempurnaan setting, sehingga email sudah tidak dianggap spam lagi dan langsung masuk ke inbox email tujuan.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">*update info</span> II : </strong>permintaan pembuatan email ditutup hingga mendapatkan hosting baru. Best regard, JK Team..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/menu-baru-di-jurnalkampusorg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 tips menghindari mata lelah di depan komputer</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/5-tips-menghindari-mata-lelah-di-depan-komputer/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/5-tips-menghindari-mata-lelah-di-depan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 15:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari. Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari.</p>
<p>Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja.</p>
<p>berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah, saat berada di depan monitor:<span id="more-458"></span></p>
<p><strong>1. Jaga jarak pandang dari monitor.</strong></p>
<p>Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.</p>
<p>Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman.</p>
<p><strong>2. Singkirkan CRT, Beralih ke LCD</strong></p>
<p>Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.</p>
<p>Namun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT. Bagi kita yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang murah.</p>
<p><strong>3. Atur monitor setting</strong></p>
<p>Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Adakalanya manfaatkan hal tersebut.</p>
<p>Misal settingan seperti, ‘text’ atau ‘internet’ akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan ‘game’ atau ‘movie’ akan terlihat lebih terang saat digunakan.</p>
<p><strong>4. Gunakan kacamata anti radiasi</strong></p>
<p>Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.</p>
<p>Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.</p>
<p><strong>5. Mengistirahatkan mata sejenak, secara berkala<br />
</strong><br />
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/5-tips-menghindari-mata-lelah-di-depan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Itu Gampang: Magnitude</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/menulis-itu-gampang-magnitude/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/menulis-itu-gampang-magnitude/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 14:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[Asal sudah memenuhi rumus 5W+1H, sebuah tulisan memang telah memenuhi syarat sebagai tulisan yang memenuhi kelengkapan informasi. Ibarat membangun rumah, kita sudah bisa melihatnya sebagai rumah yang layak: memiliki fondasi, tiang, dinding yang membentuk ruangan-ruangan, atap, pintu dan jendela. Ketika kita menulis, sudah hampir pasti tujuannya ingin dibaca orang lain sebanyak mungkin. Jarang sekali orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Asal sudah memenuhi rumus 5W+1H, sebuah tulisan memang telah memenuhi syarat sebagai tulisan yang memenuhi kelengkapan informasi. Ibarat membangun rumah, kita sudah bisa melihatnya sebagai rumah yang layak: memiliki fondasi, tiang, dinding yang membentuk ruangan-ruangan, atap, pintu dan jendela.<span id="more-451"></span></p>
<p>Ketika kita menulis, sudah hampir pasti tujuannya ingin dibaca orang lain sebanyak mungkin. Jarang sekali orang nulis kemudian disimpan sendiri dan suatu saat dibakar. Agar orang lain mau membaca, tulisan tersebut haruslah menarik minat mereka. Untuk menjadikan sebuah tulisan menarik minta banyak orang yang menjadi target kita, perlu tambahan faktor lagi. Yakni magnitude — yang terjemahan bebasnya: daya tarik bagi banyak orang. Tulisan yang memenuhi 5W+1H saja tak akan mampu menarik banyak orang membaca. Mungkin melihat judulnya saja sudah langsung ia lewatkan.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://home.swbell.net/moonshad/write-us.gif" alt="" width="265" height="278" /></p>
<p>Magnitude biasanya telah tersedia karena ada kejadian. Bagi kalangan perbankan, politisi, dan pebisnis, Boediono menjadi magnitude karena sang Menko Perekonomia itu satu-satunya calon Gubernur Bank Indonsia saat ini. Mayangsari, di sisi lain, menjadi magnitude bagi para penggemar gosip. Geger pelengseran Muhaimin Iskandar, tak pelak lagi merupakan magnitude bagi warga Partai Kebangkitan Bangsa, kalangan Nahdiyin, serta petaruh. Roy Suryo, sebagai contoh lain, sedang menjadi magnitude bagi pengeblog karena ia semena-mena menuduh pengeblog ada di belakang penyusupan situs Golkar dan Depkominfo. Contoh magnitude lain sangat banyak.</p>
<p>Meski demikian, sumber magnitude bukan hanya kejadian/peristiwa yang memang tak terelakkan. Magnitude juga bisa kita ciptakan, asal kita bisa memahami sumber-sumber magnitude. Hampir semua orang misalnya, pingin kaya (kalau Anda ndak pingin kaya, mungkin perlu konsultasi sama psikolog). Dan sebagian (kalau tidak bisa dibilang sebagian besar) orang miskin pingin kaya secara cepat, mendadak. Itu sebabnya SMS berhadiah laku kayak kacang goreng dan menyedot pulsa miliaran rupiah setiap hari dari orang miskin. Janji-janji kaya mendadak yang bertebaran di Internet juga mampu menjaring banyak pengguna Internet yang ingin meraup dolar dalam sekejap. Maka, di balik fenomena itu ada sebuah magnitude cepat kaya. Cara-cara cepat kaya merupakan tulisan yang amat digemari banyak orang. Nah, gali magnitude-magnitude yang terpendam dalam banyak orang, jadikanlah sebuah tulisan, maka akan banyak yang tertarik membacanya.</p>
<p>Pemahaman terhadap magnitude ini sangat penting ketika kita ingin tulisan kita dibaca, ditanggapi, disimpan oleh pembaca, dan melekat di hati mereka.</p>
<p>Tulisan kita akan menarik keinginan orang membaca adalah ketika apa yang kita tulis pas dengan apa yang ingin dibaca mereka. Dalam sebuah milis yang didominasi banyak pencari kerja, tulisan tentang lowongan kerja dan ngudi karir akan mereka tunggu dengan rasa lapar. Membuat tulisan yang memiliki magnitude besar dalam komunitas yang seragam relatif lebih mudah. Tidak mengherankan jika milis berbasis minat, seperti marketing club, manajemen, keluarga serta milis khusus lainnya sangat aktif. Sebagian besar anggotanya dengan mudah melontarkan ide/tulisan/komentar menarik. Sebaliknya, mencari magnitude tulisan untuk komunitas gado-gado relatif lebih sulit.</p>
<p>Memang butuh seni dan pengalaman khusus untuk memahami magnitude di setiap target pembaca.</p>
<p>Jadi, kini rumus tulisan yang baik menjadi:  5W+1H+1M.</p>
<p>Cukupkah? Bisa saja dianggap cukup. Tapi kalau mau enak dibaca masih ada lagi yang syarat diperlukan. Yakni struktur tulisan. (<a href="http://sudutpandang.com/2008/04/menulis-itu-gampang-magnitude/" target="_blank">net</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/menulis-itu-gampang-magnitude/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YUDISIUM Semester Genap 2008/2009 Fakultas Ekonomi Unlam</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/yudisium-semester-genap-20082009-fakultas-ekonomi-unlam/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/yudisium-semester-genap-20082009-fakultas-ekonomi-unlam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 17:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Senin, 28 September 2009 Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin telah menyelenggarakan Yudisium Sarjana S-1 dan Ahli Madya Diploma 3 Semester Genap Tahun Ajaran 2008 / 2009 dengan jumlah peserta yudisium sebanyak 195 orang. Para lulusan baru ini terdiri dari 90 orang program S-1 Reguler, 58 orang program S-1 Ekstensi, dan 47 orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 226px"><strong><img src="http://fe.unlam.ac.id/images/stories/fotoartikel/100_1857.jpg" alt=" " width="216" height="161" /></strong><p class="wp-caption-text"> </p></div>
<p>Pada hari Senin, 28 September 2009 </strong>Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin telah menyelenggarakan Yudisium Sarjana S-1 dan Ahli Madya Diploma 3 Semester Genap Tahun Ajaran 2008 / 2009 dengan j<strong>umlah peserta yudisium sebanyak 195 orang</strong>.</p>
<p>Para lulusan baru ini terdiri dari 90 orang program S-1 Reguler, 58 orang program S-1 Ekstensi, dan 47 orang dari program Diploma III. Mereka berasal dari berbagai angkatan dan jurusan yang berhasil menyelesaikan studinya pada Semester Genap Tahun Ajaran 2008 / 2009.</p>
<p>Lulusan terbaik di umumkan secara khusus pada upacara yudisium tersebut. yang  terdiri dari lulusan terbaik umum masing-masing program studi dan lulusan terbaik masing masing jurusan serta lulusan terbaik fakultas. <strong>Lulusan terbaik fakultas </strong>berasal dari program S-1  Reguler Jurusan Akuntansi dengan I<strong>ndex Prestasi kumulatif 3,707 dan masa studi 8 semester atau 4 tahun</strong>.</p>
<p>Dra. H. Fahmi Rizani, MM, Ak selaku Dekan mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih lulusan-lulusan baru yang nampak semakin meningkat tersebut. Hal ini seiring dengan semakin intensnya usaha perbaikan kualitas dan kuantitas pendidikan yang dilakukan di Fakultas Ekonomi Unlam. (<a href="http://fe.unlam.ac.id/" target="_blank">fe.unlam</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/yudisium-semester-genap-20082009-fakultas-ekonomi-unlam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wajah Unlam Banjarmasin di masa akan datang!!!</title>
		<link>http://www.jurnalkampus.org/wajah-unlam-banjarmasin-di-masa-akan-datang/</link>
		<comments>http://www.jurnalkampus.org/wajah-unlam-banjarmasin-di-masa-akan-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 06:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kesatria senja</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnalkampus.org/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Kemungkinan open space yang akan dibangun di kampus Unlam, tepatnya depan kampus Fakultas Teknik. gerbang Unlam yang pembangunannya telah dilaksanakan yang mau liat langsung meluncur ke TKP aja ^_^]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemungkinan open space yang akan dibangun di kampus Unlam, tepatnya depan kampus Fakultas Teknik.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 363px"><a href="http://img268.imageshack.us/img268/9522/93001373.jpg"><img src="http://img268.imageshack.us/img268/9522/93001373.jpg" alt="  " width="353" height="353" /></a><p class="wp-caption-text">  </p></div>
<p>gerbang Unlam yang pembangunannya telah dilaksanakan</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 365px"><a href="http://img30.imageshack.us/img30/7141/10782215.jpg"><img src="http://img30.imageshack.us/img30/7141/10782215.jpg" alt=" " width="355" height="190" /></a><p class="wp-caption-text"> </p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 367px"><a href="http://img36.imageshack.us/img36/3069/17612941.jpg"><img src="http://img36.imageshack.us/img36/3069/17612941.jpg" alt=" " width="357" height="192" /></a><p class="wp-caption-text"> </p></div>
<p>yang mau liat langsung meluncur ke TKP aja ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jurnalkampus.org/wajah-unlam-banjarmasin-di-masa-akan-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

