Berlibur mungkin tiada salahnya karena berlibur itu indah. Apalagi liburan itu digeluti setelah mengalami kelelahan dan kepenatan . nah, itulah yang dialami oleh anak – anak Lembaga Pers Mahasiswa Jurnal Kampus FE UNLAM. Tentunya liburan ini sangat menyenangkan dan mengesankan setelah melaksanakan acara yang melelahkan pada pekan- pekan sebelumnya dimana anak- anak JK (biasa disapa) telah mngadakan acara akbar GREEN JURNALISTIK di Halaman Walikota Banjarmasin.

Liburan ini dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2009 di pantai Batakan, kabupaten Tanah Laut. Ini merupakan liburan kali pertama yang dilaksankan pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Jurnal Kampus pada periode 2008-2009. ini pun masuk dalam satu rangkaian acara yang diberi nama Holiday With JK. Artinya liburan ke pantai Batakan ini bukan hanya sekedar liburan semata, namun ada rundown acara menarik yang memacu kebersamaan, kekompakan, kekeluargaan, dan sportivitas bagi peserta yang dibuat oleh panitia.

Mendengar nama Pantai Batakan, Masyarakat Banjarmasin dan KALSEL pasti langsung mengasosiasikannya dengan pantai yang luas dengan adanya pulau Datu di tengah laut yang letaknya tidak terlalu jauh dari garis pantai. Pantai Batakan tampaknya belum banyak dieksploitasi oleh pemerintah daerah setempat untuk dijadikan tujuan wisata unggulan . Perjalanan ke Batakan dari Banjarmasin memakan waktu sekitar 3 jam,  melalui kota Pleihari. Perjalanan kami dimulai sekitar pukul 08.00, dan Bis UNLAM kami sudah siap menjemput sesuai janji tiga hari sebelumnya, dan kami langsung menuju ke Pantai Batakan dari Bnajarmasin. Menjelang tengah hari, kami sampai di Batakan, dan keindahan pantai ini tidak mengecewakan. Perjalanan yang cukup jauh terbayar ketika melihat keindahan alam yang masih asli.. Tampaknya, kamilah satu-satunya pengunjung pantai di siang itu. Tak ada satu pun pengunjung lain, yang ada hanyalah penjual-penjual cendera mata yang menghampiri kami dan menawarkan dagangannya. Hati-hati dengan para penjual ini, mereka kadang agak memaksa kita untuk membeli, mungkin karena sangat jarang pengunjung dan tuntutan ekonomi. Palagi ada beberapa anak kecil yang peminta- minta. Setelah hari semakin siang, baru ada beberapa pengunjung yang datang. Lima puluh meter dari jalan masuk tadi, terhamparlah pasir pantai yang sangat putih dan bersih, agak menyilaukan dari kejauhan di tengah hari tanpa awan.

Bermain-main di pantai berpasir putih tersebut sangat menyenangkan karena area pantai yang dangkal cukup luas. Kami menghabiskan waktu seharian di Pantai itu, karena tidak terdapat fasilitas rekreasi apa pun selain pantai. Yang ada hanyalah 1 warung milik penduduk setempat tempat kami minum air kelapa segar. Pengalaman ini tentunya bisa jadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi anak- anak Lembaga Pers Mahsiswa Jurnal Kampus. Semoga saja suatu saat nanti, anak – anak Jurnal Kampus bisa kembali berlibur ke tempat yang lebih indah dari itu dan rangkaian acara liburan yang lebih menarik lagi, sehingga terciptalah jiwa kekeluargaan yang solid antar anggota. Semoga !