Pemilu raya Presiden Mahasiswa (Presma) Unlam sebentar lagi akan digelar, ada yang berbeda pada gelaran pemilu pada tahun ini dimana sistem pencalonan Presma diubah menjadi sistem kepartaian yang sebelumnya dengan sistem independen, ini merupakan pertama kalinya di unlam, dimana dikampus dan universitas lain sudah menerapkan sistem ini.

Adapun calon dan partai yang sudah terjaring adalah Partai Aspirasi Mahasiswa (PAMA) dengan calon Muhammad Pajri (Fakultas Hukum) dan Masbukhin (Fakultas Teknik), Partai Suara Hati Mahasiswa (SAHAM) dengan calon Sayed Akhmad Sofyan (FMIPA) dan Agusnadi (FKIP).

Agenda yang dijalankan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU Presma Unlam) saat ini adalah debat kasus, namun sebelumnya sudah diadakan debat kasus sesi pertama di Unlam Banjarbaru bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Banjarbaru

Ketua KPU Presma Unlam, Rachmad Suryadi, Sabtu (1/10) mengatakan Tema yang diangkat didebat kasus kedua adalah peningkatan akreditas”, ujarnya saat ditemui Kru Jurnal Kampus.

Adapun pemilihan nanti akan dilaksanakan serentak disemua fakultas di Banjarbaru dan Banjarmasin pada 6 Oktober.

“Masing-masing fakultas nanti akan ada Tempat Pemungutan Suara (TPS), namun untuk FKIP, PGSD, JPOK ada dua TPS dikarenakan mahasiswanya yang banyak,” katanya.

Sementara itu tujuan dari debat kasus adalah untuk menguji kemampuan kualitas calon, ingin mengetahui visi dan misinya yang akan dilaksanakan apabila terpilih.

Rachmad berharap pemilu pada tahun ini yang merupakan sistem kepartaian pertama dipakai oleh Unlam dapat berjalan sukses tanpa kendala apapun. “Yang terpilih dapat membantu untuk kemajuan Unlam dan meningkatkan kualitas kedepan,” pesannya.