Televisi sangat popular dikalangan masyarakat. Hampir setiap rumah memiliki televise di dalamnya. Lewat televise, semua informasi yang jauh bisa diketahui tanpa harus ke sana. Contohnya seperti berita di seluruh Indonesia dan bahkan di Luar Negeri bisa kita saksikan di dalam rumah.

Penemuan televise disejajarkan dengan penemuan-penemuan spektakuler lainnya, penemuan lampu misalnya.  Hal itu karena penemuan televise juga dianggap mampu mengubah peradaban dunia.

Tidak lama setelah manusia belajar memancarkan suara (radio), para penemu bertanya-tanya: apakah mereka juga dapat memancarkangambar hidup. John Logie Baird adalah salah satu ahli yang penasaran terhadap teknologi penyiaran gambar tersebut.

Setelah memulai berbagai percobaan, dia berhasil mengirim citra kasar melewati transmitter nirkabel ke pesawat penerima yang berjarak beberapa meter. Dia pertama kali memancarkan gambar televise dari ujung ke ujung ruangan lotengnya pada 2 Oktober 1925.  Konon, orang pertama yang tampil di televise adalah seorang pesuruh kantor. Lalu dia mendemonstrasikan televise di depan umum di Royal Institute London.

Namun, apakah dia satu-satunya orang yang berjasa atas penemuan televise? Tentu saja tidak. Banyak penemu yang mengawali atas penemuan tersebut. Setidaknya peran orang-orang berikut ini, sebagimana dikutip Wikipedia, tak bisa diabaikan.

1876, George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.

1884, Paul Nipkov, ilmuan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.

1897, Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layer berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dasar televise layer tabung.

1907, Campbell Swinton dan boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.

1927, Philo T Farnsworth ilmuan asal Amerika Serikat mengembangkan televise modern. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televise modern.

Source:  DIKNAS No. 03/I/Agustus-September 2010